Tips Membeli Properti

Beli atau Sewa Properti ?

Beli properti atau sewa properti, itu biasanya pertimbangan yang muncul dalam benak mereka belum memiliki properti, baik itu rumah maupun apartemen. Tidak seperti baju atau sepatu, beli properti adalah tindakan yang membutuhkan banyak pertimbangan. Sebabnya, tentu saja, karena uang yang harus dikeluarkan untuk membeli properti tidaklah sedikit.

[bctt tweet=”Tidak seperti baju atau sepatu, beli properti adalah tindakan yang membutuhkan banyak pertimbangan. “]

Tak ayal, sewa properti menjadi opsi alternatif bagi sebagian orang. Selain membutuhkan budget yang lebih sedikit dibandingkan membeli properti, menyewa properti berarti Anda terbebas dari kewajiban membayar pajak atau mengeluarkan uang untuk renovasi dan perawatan properti.

Namun, di sisi lain, Anda perlu mempertimbangkan faktor stabilitas di masa mendatang. Apakah Anda merasa cukup nyaman dan aman menempati properti yang notabene bukan milik Anda?

Sebenarnya, apa saja keuntungan dan kerugian opsi beli atau sewa properti?

Hal apa saja yang perlu dipertimbangkan sebelum Anda memilih salah satu opsi? Simak penjelasan berikut ini.

Budget

Faktor budget atau biaya adalah pertimbangan yang sangat penting dalam memutuskan opsi beli properti ataupun sewa properti. Jika Anda membeli properti, Anda harus menyisihkan dana ratusan juta, bahkan miliaran, untuk membayar lunas ataupun membayar uang muka properti. Tambahan lagi, jika Anda membayar menggunakan KPR, maka Anda akan dibebankan dengan biaya cicilan KPR selama periode tertentu. Jangan lupakan juga biaya pajak bumi dan bangunan (PBB) yang dibebankan untuk pemilik rumah, pemeliharaan tahunan atau perbaikan rumah yang harus Anda alokasikan.

Sebaliknya, jika Anda memilih opsi menyewa, Anda cukup menyisihkan dana untuk membayar sewa rumah atau apartemen, baik secara bulanan atau tahunan. Harga sewa rumah saat ini cukup bervariasi, mulai dari belasan juta hingga puluhan juta per tahun. Sedangkan harga sewa apartemen bisa dimulai dari Rp 3 juta per bulan hingga Rp 10 juta per bulan. Anda terbebas dari kewajiban membayar pajak properti atau mengeluarkan uang untuk melakukan renovasi maupun memelihara rumah karena semua itu menjadi urusan sang pemilik properti.

Stabilitas

Stabilitas, seperti halnya budget, adalah faktor pertimbangan penting dalam memutuskan pilihan beli properti atau sewa properti. Mereka yang membeli properti tentu merasa lebih aman karena memiliki tempat tinggal tetap untuk dirinya sendiri dan keluarga tercinta. Harga beli properti yang tinggi rasanya sepadan dengan mempertimbangkan fakta bahwa Anda selalu memiliki tempat bernaung dan membangun kehidupan bersama keluarga.

Ketika menyewa properti, Anda akan selalu dihantui kekhawatiran tidak memiliki tempat tinggal yang tetap. Pasalnya, suatu saat, pemilik properti bisa saja memutuskan tidak lagi menyewakan properti yang Anda tinggali dan mau tidak mau Anda harus keluar dari tempat tinggal Anda. Jika hal ini terjadi, tentu Anda akan kebingungan mencari tempat tinggal baru dengan budget yang sesuai kemampuan Anda.

Investasi

Beli properti termasuk salah satu cara berinvestasi jangka panjang yang aman dan menguntungkan karena harga properti cenderung naik setiap tahunnya. Artinya, Anda akan mendapat nilai tambah dari jumlah uang yang Anda investasikan jika suatu saat Anda memutuskan untuk menjual properti tersebut. Mengingat nilainya yang tidak terpengaruh inflasi, opsi beli properti bisa menjadi pertimbangan untuk sumber pemasukan di masa tua nanti.

Sementara, pilihan sewa properti tidak akan mendapat keuntungan investasi karena Anda bukanlah pemilik properti tersebut.

Fleksibilitas

Salah satu keuntungan beli properti adalah Anda memiliki kebebasan menentukan dekorasi, merenovasi atau menambah bagian properti yang Anda inginkan seperti kabinet dapur atau rak buku built-in dan sebagainya. Anda dapat mengubah banyak hal dari properti untuk menjadikannya sesuai dengan preferensi Anda.

Sebaliknya, Anda tidak bisa mengutak-atik, merenovasi atau mengubah tata letak properti jika memilih opsi sewa properti. Jika Anda kurang nyaman dengan beberapa aspek dalam properti tersebut, Anda harus menerima hal tersebut dan beradaptasi.

Namun, di sisi lain, pilihan sewa properti menawarkan mobilitas tinggi jika Anda harus berpindah pekerjaan ke luar kota, bahkan luar negeri. Menyewa properti memungkinkan Anda pindah sesegera mungkin dengan konsekuensi minimal. Beda halnya dengan pilihan beli properti, di mana Anda mungkin tidak bisa menjual properti dalam waktu singkat. Apalagi jika properti yang Anda beli belum sepenuhnya lunas. Faktor ini penting dipertimbangkan jika pekerjaan Anda menuntut Anda berpindah-pindah lokasi pekerjaan.

 

Nah, setelah mempertimbangkan faktor-faktor di atas, kira-kira opsi mana yang cocok untuk Anda?

 

Sumber:

http://www.andodaproperti.com/pilih-membeli-rumah-atau-menyewa.html

http://www.lamudi.co.id/journal/beli-atau-sewa-yang-mana-paling-cocok-untuk-anda/

http://blog.urbanindo.com/2014/11/pilih-menyewa-atau-membeli-rumah/

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top